Mengimbau Hijrah Nabi s.a.w : Al Quran Memertabat Para Shabat Yang Berhijrah Sedang Syiah Mencela Mereka.

Mengimbau  Hijrah Nabi s.a.w : Al Quran Memertabat Para Shabat Yang Berhijrah Sedang Syiah Mencela  Mereka.

Masih mengimbau empat belas abad yang lalu, hari ini 1 Rabiul Awal Tahun 1 Hijrah , ahli-ahli sejarah mengatakan Nabi s.a.w keluar dari Gua Thur  memulakan hijrah ke Madinah bersama Abu Bakar r.a…….

Syiah mempercayai bahawa selepas wafat nabi s.a.w  semua sahabat menjadi murtad kecuali Ahlul bait dan beberapa orang sahabat iaitu Abu Dzar, Miqdad bin Aswad, Salman al Farisi dan Amar. Malah mereka menyebut  Abu Bakar r.a, Umar r.a, Usman r.a dan Muawiyah sebagai empat berhala Quraisy dan pengikut-pengikut meraka adalah musuh Allah.  Termasuk juga menjadi sasaran celaan mereka ialah  isteri  Nabi s.a.w  sendiri.

Semua sahabat-sahabat  yang dibenci Syiah ini adalah sahabat-sahabat yang berhijrah  yang di iktiraf dan diangkat martabat mereka oleh Allah melalui  banyak ayat-ayat al Quran.  Semua sahabat yang berhijrah ini adalah manusia, yang terdedah kepada salah silap, lalu mereka bertaubat dan Allah mengampunkan mereka. Allah menjanjikan syurga kepada mereka. Siapakah kita yang mempersoalkan dosa mereka?

Ikuti maksud firman Allah terhadap golongan sahabat muhajirin:

Al Anfal 74-75:

Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia.

Dan orang-orang yang beriman sesudah itu, kemudian berhijrah dan berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Al Hasyar 8:

(Juga) bagi para fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridaan (Nya) dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.

An Nahl  41-42 :

Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui,

(yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakal.

Al  Nahl 110:

Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

At Taubah 20:

Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.

Al Baqarah 218:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

At Taubah 117:

Sesungguhnya Allah telah menerima tobat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang Ansar, yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima tobat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka,

At taubah 100

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.

An Nisa 98-100:

kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita atau pun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah),

mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Dan adalah Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ali Imran 195:

Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.”

At taubah 20-22

Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.

Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat daripada-Nya, keridaan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal,

mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.

Demikian maksud firman Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Firman Allah yang jelas dan terang terus kepada maksudnya.

Apakah semua firman Allah ini hanya untuk Ahlul bait dan beberapa orang sahabat iaitu Abu Dzar, Miqdad bin Aswad, Salman al Farisi dan Amar sahaja?  Hujah Syiah  yang demikian itu sungguh gila! Syiah mendakwa Fatimah r.a  wafat dalam keadaan murka kepada Abu Bakar r.a  kerana Fatimah r.a menuntut harta dunia – tanah Fadak! Aduhai begitu rendah anda meletak martabat Fatimah r.a, apakah  Fatimah r.a tidak faham firman Allah di atas? Mustahil Fatimah r.a  akan menukar Firman Allah tersebut dengan sebidang Tanah Fadak!

Hujah Syiah adalah hujah manusia, tidak akan mampu berhadapan hujah Allah s.w.t. Yang Maha Agung.

Allah berfirman , Al Hasyar 10:

وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa:

“Ya Tuhan kami,

beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami

yang telah beriman lebih dahulu dari kami,

dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami

terhadap orang-orang yang beriman;

Ya Tuhan kami,

sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”.

About these ads

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s