Imam Ibnul Qayyim : Membaca Al-Quran di atas kubur

Membaca Al-Quran di atas kubur.

Pernah disebutkan daripada setengah para salaf, bahwa mereka mewasiatkan supaya dibacakan di atas kubur mereka di waktu penguburannya. Telah berkata Abdul Haq, diriwayatkan bahwa Abdullah bin Umar pernah menyuruh supaya dibacakan di atas kuburnya surah Al-Baqarah. Pendapat ini dikuatkan oleh Mu’alla bin Abdul Rahman. Ada riwayat mengatakan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal, pada mulanya mengingkari pendapat ini kerana dia masih belum menemui sesuatu dalil mengenainya, kemudian menarik balik pengingkarannya itu setelah jelas kepadanya bahwa pendapat itu betul.

Berkata Khallal di dalam kitabnya ‘Al-Jami’: Telah berkata kepadaku Al-Abbas bin Muhammad Ad-Dauri, berbicara kepadaku Abdul Rahman bin Al-Ala’ bin Lajlaj, daripada ayahnya, katanya: Ayahku telah berpesan kepadaku, kalau dia mati, maka kuburkanlah dia di dalam lahad, kemudian sebutkan: Dengan nama Allah, dan atas agama Rasulullah! Kemudian ratakanlah kubur itu dengan tanah, kemudian bacakan di kepalaku dengan pembukaan Ayat Surah Al-Baqarah, kerana aku telah mendengar Abdullah bin Umar r.a. menyuruh membuar demikian. Berkata Al-Abbas Ad-Dauri kemudian: Aku pergi bertanya Ahmad bin Hanbal, kalau dia ada menghafal sesuatu ten tang membaca di atas kubur. Мака katanya: Tidak ada! Kemudian aku bertanya pula Yahya bin Mu’in, maka dia telah menerangkan kepadaku bicara yang menganjurkan yang demikian.

Berkata Khallal, telah memberitahuku Al-Hasan bin Ahmad Al- Warraq, berbicara kepadaku Ali bin Muwaffa AUHaddad, dan dia adalah seorang yang berkata benar, katanya: Sekali peristiwa saya bersama-sama dengan Ahmad bin Hanbal dan Muhammad bin Qudamah Al-Jauhari menghadiri suatu jenazah. Setelah selesai mayit itu dikuburkan, maka telah duduk seorang buta membaca sesuatu di atas kubur itu. Maka ia disangkal oleh Imam Ahmad, katanya: Wahai fulan! Membaca sesuatu di atas kubur adalah bid’ah! Apabila kita keluar dari perkuburan itu, berkata Muhammad bin Qudamah kepada Imam Ahmad bin Hanbal: Wahai Abu Abdullah! Ара pendapatmu pada si Mubasysyir Al-Halabi? Jawab Imam Ahmad: Dia seorang yang dipercayai. Berkata Muhammad bin Qudamah seterusnya: Aku menghafal sesuatu daripadanya! Sangkal Ahmad bin Hanbal: Yakah, ара dia? Berkata Muhammad bin Qudamah: Telah memberitahuku Mubasysyir, daripada Abdul Rahman bin Al-Ala* bin Lajlaj, daripada ayahnya, bahwasanya dia telah berpesan, kalau dia dikuburkan nanti, hendaklah dibacakan di kepalanya ayat-ayat permulaan surah Al-Baqarah, dan ayat-ayat penghabisannya, sambil kata­nya: Aku mendengar Abdullah bin Umar (Ibnu Umar) mewasiatkan orang membaca yang demikian itu.

Mendengar itu, maka Imam Ahmad bin Hanbal berkata kepada Muhammad bin Qudamah: Kalau begitu, aku tarik balik tegahanku itu. Dan suruhlah orang buta itu membacakannya.

Berkata Al-Hasan bin As-Sabbah Az-Za’farani pula: Saya pernah menanyakan hal itu kepada Imam Syafi’i, kalau boleh dibacakan sesuatu di atas kubur orang, maka jawabnya: Boleh, tidak mengapa!

Khallal pula telah menyebutkan lagi daripada As-Sya’bi, katanya: Adalah kaum Anshar, apabila mati seseorang di antara mereka, sentiasalah mereka mendatangi kuburnya untuk membacakan sesuatu daripada al Quran.

As-Sya’bi berkata, telah memberitahuku Abu Yahya An-Naqid, katanya aku telah mendengar Al-Hasan bin AI’Haruri berkata: Saya telah mendatangi kubur saudara perempuanku, lalu aku membacakan di situ Surat Tabarak (Al-Mulk), sebagaimana yang dianjurkan. Kemudian datang kepadaku seorang lelaki dan memberitahuku, katanya: Aku mimpikan saudara perempuanmu, dia berkata: Moga-moga Allah memberi balasan kepada Abu Ali (yakni si pembaca itu) dengan segala yang baik. Sungguh aku mendapat manfaat yang banyak dari bacaannya itu.

Telah memberitahuku Al-Hasan bin Haitsam, katanya aku telah mendengar Abu Bakar bin Atrusy berkata: Ada seorang lelaki datang ke kubur ibunya pada hari Jum’at, kemudian dia membaca Surat Yasin di situ. Bercerita Abu Bakar seterusnya: Мака aku pun datang ke kubur ibuku dan membaca Surah Yasin, kemudian aku mengangkat tangan: Ya Allah! Ya Tuhanku! Kalau memang Engkau memberi pahala bagi orang yang membaca surat ini, maka jadikanlah pahala itu bagi sekaiian ahli kuburan ini!

Apabila tiba hari Jum’at yang berikutnya, dia telah ditemui oleh seorang wanita. Wanita itu bertanya: Apakah kau fulan anak si fulanah itu? Jawab Abu Bakar: Ya! Berkata wanita itu lagi: Puteriku telah meninggal dunia, lalu aku bermimpikan dia sedang duduk di atas kubur- nya. Maka aku bertanya: Mengapa kau duduk di sini? Jawabnya: Si fulan anak fulanah itu telah datang ke kubur ibunya seraya membacakan Surat Yasin» dan dijadikan pahalanya untuk ahli kuburan sekaliannya. Maka aku pun telah mendapat bahagian daripadanya, dan dosaku pun telah diampunkan kerananya.

Di petik dari kitab Roh oleh Ibnul Qayyim

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s