Seminar The Five Gospels: Mencari Ucapan Asli Dari Yesus

Di Amerika sekitar tahun 1993, di kota Sanoma CaIifornia, disponsori oleh Westar Instituie, Injil itu diseminarkan oleh sekitar 76 orang ahli dari berbagai kalangan, seperti guru besar dari berbagai universitas terkenal didunia, para ahli ilmu theologi dari Katolik dan Protestan, ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll yang semuanya tidak ada orang Islam. Injil yang diseminarkan ada lima yaitu Injil Matius Markus, Lukas, Yohanes dan Injil Thomas. Ke lima Injil yang bernama “The Five Gospels” diseminarkan dalam rangka mengklasifikasikan sabda Yesus. Makanya dalam cover The Fiue Gospels tersebut tertulis What Did Jesus Really Say? The Search For The Authentic Words of Jesus. (Apa yang benar-benar Yesus ucapkan? Mencari ucapan asli dari Yesus).##

Dalam kitab The Five Gospels tersebut, semua ucapan atau sabda Yesus, dicetak berwarna. Ada empat warna yang disepa­kati, yaitu merah (RED), merah muda (PINK), kelabu (GRAY) dan hitam bolt (BLACK).

Ada tiga option (pilihan) yang disepakati untuk menentukan derajat kebenaran sabda / ucapan Yesus, yaitu :

Option 1

** Red   : I would include this item unequivocally in the database for determining who Jesus was.

** Pink : I would include this item with reservations (or modifications) in the database.

** Gray : I would not include this item in the database, but I might make use of some of the content in determining who Jesus was.

** Black : I would not include this item in the primary database.

 

Option 2

** Red : Jesus undoubtedly said this or something very like it.

** Pink : Jesus probably said something like this.

** Gray : Jesus did not say this, but they     ideas contained in it are close to his own.

** Black : Jesus did not say this, it represents the perspective or content of a later or different tradtion.

 

Option 3

** Red   : That`s Jesus !

** Pink : Sure sounds like Jesus. ** Gray : Well, maybe.

** Black : There`s been some mistake.

 

Dari hasil seminar, ternyata Injil Yoha­nes pasal 1 ayat 1 & 14 tidak masuk kategori yang dinilai atau yang diseminar-kan, sebab ayat-ayat tersebut dianggap bukan sabda atau ucapan Yesus. Ayat itu hanyalah ucapan Yohanes saja! Dan ayat tersebut tidak masuk dalam kategori RED, PINK, GRAY & BLACK.

Hasil akhir dari penelitian dalam seminar yang dilakukan oleh 76 ahli dari berbagai kalangan, menyatakan sebagai berikut :

 

“Eighty-two percent of the words ascribed to Jesus in the gospels were not actually spoken by him, according to the Jesus Seminar.”

 

“Delapan puluh dua persen kata-kata yang dianggap berasal dari Yesus di dalam Injil, tidaklah benar-benar diucapkan olehnya, menurut Seminar Yesus.”

 

Pernyataan 76 (tujuh puluh enam) ahli dari berbagai kalangan dari seluruh dunia dalam Seminar tentang Yesus, sungguh mengejutkan dunia, khususnya dikalangan kaum Kristiani, sebab kalau 82% (delapan puluh dua persen) isi Injil bukan benar­benar diucapkan Yesus, berarti hanya 18% (delapan belas persen) saja isi Injil yang dianggap ucapan Yesus. Ternyata Yoh 1:1 & 14 yang jadi acuan bahwa Yesus 100% Tuhan dan 100% manusia, menurut 76 ahli tersebut, bukan ucapan Yesus, tapi hanya pendapat penulis Injil itu saja, yaitu Yohanes. Padahal para perseta Seminar Yesus tersebut, tidak ada satupun orang Islam, dan tidak satupun berasal dari lndonesia.

Lebih ironis lagi, dari semua Injil-Injil yang diseminarkan tersebut, Injil Yohanes termasuk yang hampir 100% dianggap bukan ucapan Yesus.

Hasilnya sungguh mengejutkan, dari 4 (empat) kategori, tidak ada satu ayatpun dalam seluruh Injil Yohanes yang dicetak hurup Red. Hurup Pink saja hanya ada 1 (satu), hurup Grey hanya ada 4 (empat) ayat saja, selebihnya Black.

Perincian khusus Injil Yohanes sebagai berikut:

 

RED      : (That is Jesus!), tidak satu ayat pun yang dicetak merah, berarti tidak ada satu ayatpun yang dianggap benar-benar ucapan Yesus.

PINK      : (Sure sounds like Jesus), hanya ada satu ayat saja yaitu Yoh 4:43.

GRAY : (Well, maybe), hanya ada 4 (empat) ayat saja, yaitu pada Yoh 12 ayat 24, 25, 26 dan Yoh 13 ayat 20.

BLACK : (Jesus did not say this There’s been some mistake!) selebihnya bukan ucaan Yesus!

 

Bayangkan saja, Injil Yohanes terdiri dari 21 pasal, 878 ayat dan 19099 kata. Kalau RED tidak ada, PINK hanya 1 ayat, GRAY 4 ayat, berarti sisanya BLACK (bukan ucapan Yesus) ada 873 ayat.

 

Dipetik daripada buku :

Mustahil Kristen Bisa Menjawab   Oleh : H. Insan LS Mokoginta

Tefbitan 1 : November 2005

Penerbit : Yavasan Birrul Walidain Cimanggis Depok

______________________

Nota: ##

About the Book

* Did Jesus claim to be the Messiah?
* Did he promise to return and usher in a new age?
* How did Jesus envision the kingdom of God?
* Did he commission his disciples to convert the world and establish a church?

“The Five Gospels” answers these questions in a bold, dynamic work that will startle traditional readers of the Bible and rekindle interest in it among secular skeptics. In 1985 the Jesus Seminar, a distinguished group of biblical scholars led by Robert W. Funk and John Dominic Crossan (co-chairs), embarked on a new assessment of the gospels, including the recently discovered Gospel of Thomas. In pursuit of the historical Jesus, they used their collective expertise to determine the authenticity of the more than 1,500 sayings attributed to him. Their remarkable findings appear in this book.

Each saying attributed to Jesus is color-coded and presented in a completely new translation of the Greek and Coptic texts. In the judgment of the Jesus Seminar:

* only those sayings that appear in red type are considered by the Seminar to be close to what Jesus actually said;

* the words in pink less certainly originated with Jesus;

* the words in gray are not his, though they contain ideas that are close to his own;

* the sayings that appear in black have been embellished or created by his followers, or borrowed from common lore.

According to the Seminar, no more than 20 percent of the sayings attributed to Jesus were uttered by him.

This book contains illuminating commentary and notes on the text of the gospels and rigorously explores the historical and literary factors behind the Seminar’s findings. The enlightening introduction by Robert W.Funk, founder of the Jesus Seminar, sums up two hundred years of gospel scholarship and provides a rare insight into the workings of the Seminar. “The Five Gospels” is a major work of biblical scholarship that gives new dimensions to the historical Jesus.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s