Allah menyeru : Mohon dan mintalah padaKU

Imam Nawawi melalui kitabnya Al Azkar memetik sebuah hadis riwayat Imam Muslim, dari Abu Dzar, dari Nabi s.a.w dari Jibril, Allah berfirman , maksudnya:

Wahai hamba-hambaKu!

Sesungguhnya Aku telah mengharamkan penganiayayaan atas diriKu,

dan Aku pun menjadikannya haram di antara sesama kamu,

maka janganlah hendaknya kamu aniaya-menganiayai.

 

Wahai hamba-hambaKu!

Kamu sekalian membuat kesalahan pada waktu malam dan siang,

dan Aku sajalah yang akan mengampunkan segala dosa,

maka mohonlah istighfar (pengampunan) daripadaKu,

niscaya Aku akan ampunkan dosa-dosa kamu.

 

Wahai hamba-hambaKu!

Kamu sekalian lapar,

melainkan sesiapa yang Aku berikan makan,

maka hendaklah kamu sekalian minta makan daripadaKu,

niscaya Aku akan beri kamu makan.

 

Wahai hamba- hambaKu!

Kamu sekalian telanjang,

melainkan sesiapa yang Aku beri pakaian,

maka mintalah daripadaKu pakaian,

niscaya Aku akan beri kamu pakaian.

 

Wahai hamba-hambaKu!

Andaikata orang-orang yang terdahulu

dan orang-orang yang terkemudian di antara kamu bersatu,

sama ada dari manusianya ataupun jinnya,

semuanya berhati jahat

seperti jahatnya hati seorang manusia yang paling jahat di antara kamu,

tidak akan mengurangkan barang sedikit pun dari kerajaanKu.

 

Wahai hamba-hambaKu!

Andaikata orang-orang yang terdahulu

dan orang-orang yang terkemudian di antara kamu bersatu,

sama ada dari manusianya ataupun jinnya,

semuanya bertaqwa

seperti taqwanya hati seorang manusia yang paling taqwa di antara kamu,

tidak juga akan menambah barang sedikit pun di dalam kerajaanKu.

 

Wahai hamba-hambaku!

Andaikata orang-orang yang terdahulu

dan orang-orang yang terkemudian di antara kamu bersatu,

sama ada manusianya ataupun jinnya,

semuanya berkumpul berdiri di atas sekeping tanah,

lalu mereka memohonKu,

niscaya Aku akan mengabulkan tiap-tiap seorang ара yang dimintanya,

tidak akan terkurang sedikit pun dari ара yang Aku miliki,

melainkan seperti terkurangnya air laut

apabila dicelupkan sebatang jarum di dalamnya dengan sekali celup.

 

Wahai hamba-hambaKu!

Sebenarnya semua itu adalah amalan- amalan kamu sekalian,

kelak di kemudian hari akan Aku balas kamu atas tiap-tipa satu daripadanya.

 

Oleh itu, barangsiapa menerima yang baik,

maka hendaklah ia bersyukur kepada Allah.

Dan barangsiapa menerima sebaliknya,

maka janganla ia menyalahkan orang lain, selain diri sendiri.

 

(Riwayat Muslim)

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s